Fenomena yang ada menunjukkan Perpustakaan Sekolah kita lebih ke arah gudang Buku. Rusaknya koleksi buku Karena lebih banyak dimakan rayap daripada rusak karena dibaca.
Maka, program membaca atau belajar di ruang Perpustakaan via tugas mandiri maupun kelompok perlu digalakkan.
Tentu, perlu design pembelajaran yang mengarah pada optimalisasi pemanfaatan Perpustakaan Sekolah. Perpustakaan seyogyanya menjadi ruang sidang (diskusi) dengan argumen yang memaksa siswa untuk membuka buku atau stius web melalui pendampingan dan bimbingan guru. Ya, Perpustakaan harus menjadi ruang klas alternatif secara bergilir bagi tiap-tiap Mapel mengerjakan tugas -tugas siswa.
Warisan terbesar Guru adalah Buku, Fiksi, Non Fiksi, Atau satu huruf Alif sekalipun! Agar mengundang banyak tanya bagi anak-didik kita? Maka, Menulislah seperti orang jatuh cinta (Kata Kang Mashuri, Penyair Muda Jawa Timur an) Tanpa Cinta dengan profesi kita. Kita memang tak membuahkan apa-apa. Hanya getah dan busa tak bermakna Yang kita wariskan. Dan, itu racun bagi anak didik kita! Mengapa kita tak meracik anti virus (Buku) yang menyehatkan Dan membahagiakan anak-didik kita?
Jumat, 31 Mei 2019
Tanpa Cangkul
Bagaimana mungkin ke sawah tanpa Cangkul?
Apa yang akan engkau lakukan di Sana?
Di tanah yang tandus...
Retak...
Terbelah...
Dan membelit sukma..?
Lihatlah....!
Bumimu kian menangis...
Menganga....
Bersama batu-batu yang dungu...
Keras...
Dan linglung...
Namun, cangkulpun tak kau bawa...
Bagaimana menanam padi...
Dan, Bagaimana melembutkannya...?
Hingga tumbuh padi yang menghijau...?
Lalu, kau panen masa depan?
Kau memang tak peduli...
Atas jeritan sejuta suara...
Di bilik Goa yang retak itu :
"aku bosan menatapmu...
Karena caramu yang tak pernah mengerti...
Dan tak pernah saling mengerti...
Menelantarkan beratus burung hantu....
Yang tertinggal....
Bodoh Dan faqir....
Sementara engkau hadir dengan tangan yang kosong...
Hati yang congkak...
Akal yang dungu...
Senyum yang semu...
Dan, mudah saja engkau berkata :
Emang Gue pikirin...!
Yang Gue pikirin adalah Apakah saldo ATM berwarna merah atau hijau?
Oh, engkau memang hadir tanpa cinta!
Hanya untuk menggugurkan sumpah serapah...
Di tiap hari yang engkau janjikan...!
(Dan tak pernah kau tepati.!)
Apa yang akan engkau lakukan di Sana?
Di tanah yang tandus...
Retak...
Terbelah...
Dan membelit sukma..?
Lihatlah....!
Bumimu kian menangis...
Menganga....
Bersama batu-batu yang dungu...
Keras...
Dan linglung...
Namun, cangkulpun tak kau bawa...
Bagaimana menanam padi...
Dan, Bagaimana melembutkannya...?
Hingga tumbuh padi yang menghijau...?
Lalu, kau panen masa depan?
Kau memang tak peduli...
Atas jeritan sejuta suara...
Di bilik Goa yang retak itu :
"aku bosan menatapmu...
Karena caramu yang tak pernah mengerti...
Dan tak pernah saling mengerti...
Menelantarkan beratus burung hantu....
Yang tertinggal....
Bodoh Dan faqir....
Sementara engkau hadir dengan tangan yang kosong...
Hati yang congkak...
Akal yang dungu...
Senyum yang semu...
Dan, mudah saja engkau berkata :
Emang Gue pikirin...!
Yang Gue pikirin adalah Apakah saldo ATM berwarna merah atau hijau?
Oh, engkau memang hadir tanpa cinta!
Hanya untuk menggugurkan sumpah serapah...
Di tiap hari yang engkau janjikan...!
(Dan tak pernah kau tepati.!)
Strategi Pelayanan Perpustakaan
Minat baca kita tinggi untuk membuka WA, namun lemah membuka buku.
Ya, Begitulah potret guru dan siswa kita. Juga, personalia Sekolah Lainnya. Mengapa? Riset Saya (Semoga kelak menjadi buku "setrategi of library service among school ") membuktikan adanya keterbatasan pustakawan, koleksi, Layanan sirkulasi Dan referensi, pembinaan pemustaka, juga hardware Dan software digital.
Maka, setrategi Pelayanan Perpustakaan menjadi urgen bagi perencanaan Dan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah ke depan.
Analysis SWOT atau KEKEPAN menjadi vital dilakukan untuk merumuskan setrategi yang compatable dengan permasalahan mendasar di lapangan tersebut di atas.
Ya, Begitulah potret guru dan siswa kita. Juga, personalia Sekolah Lainnya. Mengapa? Riset Saya (Semoga kelak menjadi buku "setrategi of library service among school ") membuktikan adanya keterbatasan pustakawan, koleksi, Layanan sirkulasi Dan referensi, pembinaan pemustaka, juga hardware Dan software digital.
Maka, setrategi Pelayanan Perpustakaan menjadi urgen bagi perencanaan Dan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah ke depan.
Analysis SWOT atau KEKEPAN menjadi vital dilakukan untuk merumuskan setrategi yang compatable dengan permasalahan mendasar di lapangan tersebut di atas.
Strategi Pelayanan Perpustakaan Sekolah
Minat baca kita tinggi untuk membuka WA, namun lemah membuka buku.
Ya, Begitulah potret guru dan siswa kita. Juga, personalia Sekolah Lainnya. Mengapa? Riset Saya (Semoga kelak menjadi buku "setrategi of library service among school ") membuktikan adanya keterbatasan pustakawan, koleksi, Layanan sirkulasi Dan referensi, pembinaan pemustaka, juga hardware Dan software digital.
Maka, setrategi Pelayanan Perpustakaan menjadi urgen bagi perencanaan Dan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah ke depan.
Analysis SWOT atau KEKEPAN menjadi vital dilakukan untuk merumuskan setrategi yang compatable dengan permasalahan mendasar di lapangan tersebut di atas.
Namun, siapa yang peduli dengan Perpustakaan Sekolah kita?
Ya, Begitulah potret guru dan siswa kita. Juga, personalia Sekolah Lainnya. Mengapa? Riset Saya (Semoga kelak menjadi buku "setrategi of library service among school ") membuktikan adanya keterbatasan pustakawan, koleksi, Layanan sirkulasi Dan referensi, pembinaan pemustaka, juga hardware Dan software digital.
Maka, setrategi Pelayanan Perpustakaan menjadi urgen bagi perencanaan Dan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah ke depan.
Analysis SWOT atau KEKEPAN menjadi vital dilakukan untuk merumuskan setrategi yang compatable dengan permasalahan mendasar di lapangan tersebut di atas.
Namun, siapa yang peduli dengan Perpustakaan Sekolah kita?
Kucing yang terlantar
Mudahnya tak sarapan pagi
Karena sahurku sebelum Shubuh tiba...
Mudahnya tak minum siang...
Karena Juz buah hadir Saat senja tiba...
Mudahnya mengkhatamkan Juz Ama...
Karena yang sulit meleburkan hawa...
Hingga takhluk di altar-Nya...
Oh, Tuhan....
Ini pengebirian yang ke berapa?
Di akhir hari -hari Ramadlan-Mu...
Mencampakkan kekasih -Mu...
Sang Ramadlan...
Yang mengajarkan Cinta dan kasih sayang...
Terhadap alam dan sesama :
"Selamatkan bumi...
Dan seluruh penghuninya...
Atas seekor kucing yang terlantar sekalipun
Karena sahurku sebelum Shubuh tiba...
Mudahnya tak minum siang...
Karena Juz buah hadir Saat senja tiba...
Mudahnya mengkhatamkan Juz Ama...
Karena yang sulit meleburkan hawa...
Hingga takhluk di altar-Nya...
Oh, Tuhan....
Ini pengebirian yang ke berapa?
Di akhir hari -hari Ramadlan-Mu...
Mencampakkan kekasih -Mu...
Sang Ramadlan...
Yang mengajarkan Cinta dan kasih sayang...
Terhadap alam dan sesama :
"Selamatkan bumi...
Dan seluruh penghuninya...
Atas seekor kucing yang terlantar sekalipun
Puisi Cinta
Sesalku...
=======≠=
Ramadlan....
Ma'afkan aku
Di akhir pertemuan kita...
Tak mudah kucucurkan air mata
Sebagai tanda cintaku...
Atas detik -detik perpisahan kita
aku sibuk bersama keledai
Yang membawa berjuta kitab...
Tanpa kupahami sedikitpun...
Apalagi, membumikannya...
Karena, lebih terpesona...
Dengan mega...
Pesawahan...
Hutan....
Laut...
Dan samudera....
Perhiasan dunia...
Libido...
Dan interest pribadi
=======≠=
Ramadlan....
Ma'afkan aku
Di akhir pertemuan kita...
Tak mudah kucucurkan air mata
Sebagai tanda cintaku...
Atas detik -detik perpisahan kita
aku sibuk bersama keledai
Yang membawa berjuta kitab...
Tanpa kupahami sedikitpun...
Apalagi, membumikannya...
Karena, lebih terpesona...
Dengan mega...
Pesawahan...
Hutan....
Laut...
Dan samudera....
Perhiasan dunia...
Libido...
Dan interest pribadi
Kamis, 10 November 2016
Langganan:
Postingan (Atom)